Bagnaia: Kaki Terlindas, Pecco Bagnaia Podium MotoGP San Marino 2023

Kecelakaan berlangsung di tikungan pertama Sirkuit Barcelona-Catalunya. Hal ini menyebabkan red flag dikibarkan. Tabrakan beruntun yang berlangsung ini bermula dari Bastianini yang terjatuh kala melahap tikungan pertama. Motor yang ditunggangi Bastianini sesudah itu perihal sejumlah pembalap lain yang sesudah itu terjatuh sebab tidak sanggup memelihara keseimbangan motor mereka.

Tak sempat menghindar, Brad Binder yang berada di belakangnya secara tidak sengaja melindas kaki Bagnaia read more. Setelah insiden itu, Bagnaia dilarikan ke pusat medis. Setelah menekuni pemeriksaan, ia disebut cuma mengalami memar tanpa terdapatnya patah tulang.

Jebolan akademi VR46 Riders itu terhitung dinyatakan didalam suasana sehat serta diizinkan menekuni balapan di MotoGP San Marino akhir pekan ini.

« Saya benar-benar beruntung dan bahagia sanggup hadir di sini. Pertama-tama saya mengidamkan memuji Alpinestars atas pekerjaan bagus yang mereka lakukan dengan dengan mengedepankan keselamatan. Saya benar-benar bahagia sanggup ikut balapan di ‘rumah’ sendiri, ini benar-benar penting dan kita udah bekerja keras untuk mewujudkannya, » ungkap Bagnaia.

« Tidak enteng memang, hari Senin sehabis balapan adalah hari yang sulit, tetapi saya udah bekerja dengan dengan kru dan kita bangga atas capaian kami. Kemajuan sejak Senin benar-benar pesat. Saya sanggup melanjutkan terapi selama akhir pekan dan saya pikir suasana saya sanggup membaik. Kita lihat nanti, saya udah coba naik motor dan rasanya baik-baik saja, » sambungnya lagi.

Pebalap berusia 26 th. itu mengungkapkan insiden itu berlangsung sebab dirinya kehilangan kendali. Bagnaia mengungkapkan sejak sesi pemanasan, dia terasa ban belakang tak mempunyai energi cengkeram yang baik. Sampai selanjutnya dikala hendak membalikkan posisi motor, ban belakang kehilangan kendali.

« Kami analisa semuanya, teknis, elektronik, dan dari segi berkendara kita tidak lakukan kesalahan. Kami kala ini menunggu hasil analisa dari Michelin. Cukup aneh sesungguhnya sanggup berlangsung kecelakaan parah, kala ini penting untuk melacak memahami penyebabnya, » tutur Bagnaia.

Rekan setim Enea Bastianini itu tak menolak tetap mengalami rasa sakit di bagian bokongnya. Ditambah lagi, lutut kanannya mengalami hematoma yang mempunyai pengaruh geraknya sedikit sulit. Namun, Bagnaia tampil semaksimal mungkin sanggup membalap di hadapan publik sendiri. Bagnaia sanggup berhasil podium ulang didalam sprint race MotoGP San Marino 2023. Dia yang start dari posisi tiga sanggup finis di belakang Jorge Martin, dan Marco Bezzecchi.

Bagnaia tidak menolak jikalau dia balapan sembari mencegah rasa sakit. Terutama pada area kakinya.

« Saya terhitung tidak sanggup mengfungsikan kaki saya layaknya biasanya. Saya terasa cuma mengemudi dengan dengan tangan. Tapi Saya beruntung kita secara fisik terlatih dengan dengan baik. Untungnya, saya terhitung tidak menderita arm pump, » memahami dia.

Murid Valentino Rossi itu tidak muluk-muluk pada balapan utama MotoGP. Bagnaia bilang sanggup tingkatkan dosis obat penghilang rasa sakit.

« Hal utama adalah tingkatkan dosis obat penghilang rasa sakit agar saya sanggup lebih berkonsentrasi didalam mengemudi tanpa perlu memikirkan bagaimana menolong kaki saya. Saat sprint, lutut saya ada masalah di dua sampai tiga lap pertama, sebab mungkin saya belum lakukan pemanasan dengan dengan baik. Di segi lain saya ada masalah didalam posisi miring. Saya perlu sebagian putaran, tetapi sehabis itu kecepatannya cukup bagus. »

Laisser un commentaire

Votre adresse e-mail ne sera pas publiée. Les champs obligatoires sont indiqués avec *